“Pada waktu PKL kalau sekarang Prakerin kelas
2 STM beberapa tahun lalu, saat teman
teman saya pulang pada selesai jam kerja
saya berusaha untuk tidak cepat cepat pulang karena saya membersihkan peralatan
yang habis dipakai kemudian saya tempatkan ke rak atau almari dimana peralatan
itu berada, setiap hari saya lakukan. Tentu bersama pegawai bengkel yang lain.
Suatu saat saya ditanya kenapa kamu lakukan itu olah pemiliki bengkel..? Saya menjawab bahwa kalau peralatan bersih
tentu akan terhindar dari karat dan lebih nyaman dipakai, sedangkan saya
kembalikan ke tempat semula sesuai dengan kategori peralatan supaya pada saat
memakai nya kembali tidak terlalu susah mencari nya. Beliaupun memberikan penawaran
yang mengejutkan saya kank, sudah kamu berhenti saja sekolah kerja disini saja
langsung saya terima.. !, Saya pun menjawab saya selesaikan dulu SMK saya pak
nanti saya akan bekerja disini. Singkat cerita kank, saya memang bekerja
dibengkel tersebut, mungkin sudah rezeki saya , ketika satu tahun bekerja produsen memberikan penawaran kursus peningkatan keterampilan
teknis otomotif di Jerman untuk dua orang, saya berangkat bersama owner sebagai peserta, hingga saat ini saya
menjadi kepala bengkel dikantor cabang ini. “ begitulah penuturan teman saya,
seorang pria yang belum genap berusia 35 tahunan ini menjadi Kepala Bengkel perusahaan Otomotif.