Wednesday, November 25, 2015

Membuat Prakerin Berujung Tawaran Kerja


“Pada  waktu PKL kalau sekarang Prakerin   kelas 2  STM beberapa tahun lalu, saat teman teman saya pulang pada  selesai jam kerja saya berusaha untuk tidak cepat cepat pulang karena saya membersihkan peralatan yang habis dipakai kemudian saya tempatkan ke rak atau almari dimana peralatan itu berada, setiap hari saya lakukan. Tentu bersama pegawai bengkel yang lain. Suatu saat saya ditanya kenapa kamu lakukan itu olah pemiliki bengkel..?  Saya menjawab bahwa kalau peralatan bersih tentu akan terhindar dari karat dan lebih nyaman dipakai, sedangkan saya kembalikan ke tempat semula sesuai dengan kategori peralatan supaya pada saat memakai nya kembali tidak terlalu susah mencari nya. Beliaupun memberikan penawaran yang mengejutkan saya kank, sudah kamu berhenti saja sekolah kerja disini saja langsung saya terima.. !, Saya pun menjawab saya selesaikan dulu SMK saya pak nanti saya akan bekerja disini. Singkat cerita kank, saya memang bekerja dibengkel tersebut, mungkin sudah rezeki saya , ketika satu tahun bekerja   produsen memberikan  penawaran kursus peningkatan keterampilan teknis otomotif di Jerman untuk dua orang, saya berangkat bersama   owner sebagai peserta, hingga saat ini saya menjadi kepala bengkel dikantor cabang ini. “ begitulah penuturan teman saya, seorang pria yang belum genap berusia 35 tahunan ini  menjadi Kepala Bengkel perusahaan Otomotif


Penasaran saya coba tanya, “apa kriteria pemilihan pegawai teknis ditempat anda..?”

Sederhana..! saya melihat langsung apa yang dia bisa, maklum bengkel kank ,keterampilan teknis pasti prioritas.!, kedua attention to detail  atau  apakah dia teliti dalam mendeteksi keluhan pelanggan dan hasrat merawat, seperti  pada saat dia mau menyelesaikan tugasnya apakah dia sudah melakukan cek ulang pada perangkat yang bermasalah atau sekedar memasang  saja  termasuk  cek suara mesin  untuk atteniton to detil  sedangkan untuk hasarat merawat   bisa dilihat   dari apakah langsung ditutup kap mobilnya atau dibersihkan dulu oli oli atau bekas segala macam yang kotor pasca servis tadi..!, begitu katanya,  sambil mempersilahkan saya untuk sama sama minum kopi hitam dari Tanah  Toraja yang dihidangkannya .

Sobat muda ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik disini jika anda kelak sedang magang, prakerin , atau kerja paruh waktu, agar anda dipilih dan dipertimbangkan menjadi karyawan penting.

1.     Apakah cara anda bekerja cukup baik atau lebih dari sekedar baik sehingga para owner atau senior manajer di perusahaan tempat anda bekerja menilai anda adalah calon karyawan unggul yang pantas dipilih  ?
2.     Apa saja yang anda lakukan sehingga dapat secara secara konsisten owner atau manager mengingat anda karena critra positif saat anda magang di perusahaannya..?
3.     Perilaku apa yang bisa membuat mereka terpesona untuk memperkerjakan anda secara professional..?
4.     Apa yang bisa anda petik dari cerita ini ?. PKL di Bengkel , tetapi mendapatkan penawaran menarik yakni boleh bekerja ditempat itu meski putus skolah sekalipun(pada saat PKL kelas 2 SMK), bahkan diberi kesempatan saat baru  bekerja setahun untuk berangkat Ke Jerman bersama owner.
5.     Perusahaan apa yang cocok menjadi tempat magang anda sehingga dapat membangkitkan semua potensi unggul yang anda miliki..?
6.     Bagaimana anda pada akhirnya dapat dibedakan dari peserta magang lainya dikarenakan keunggulan dasa saing pribadi anda..?
Perusahaan mungkin tidak terlalu tertarik dengan peserta magang atau prakerin, namun menjadi yang terbaik saat melaksanakan tugas akan menjadi daya tarik sendiri bagi perusahaan, Hayo siapa yang ingin mengikuti jejak ke Jerman..?   


No comments:

Post a Comment