“ Bagi saya pegawai terampil itu bukan hal sulit untuk mendapatkannya,
namun menemukan pegawai yang memiliki positive mental attitude itu bukan lah
hal yang mudah, salah satu nya kami
mencari pegawai yang memiliki semangat pantang menyerah dan berkarakter, kank !”.
Kata salah seorang Vice President Director salah satu perusahaan Hospitality.
Teori tentang sikap mental positif memang bisa
saja diajarkan kepada siswa atau mahasiswa namun implementasi dan pembiasaan nya
lebih pada upaya dari kesadaran pribadi siswa bersangkutan. Oleh karena itu calon
tenaga kerja harus mengembangkan sikap mental positif itu agar dapat bersaing
di bursa kerja. Adapaun sikap mental yang perlu anda kembangkan sebagai calon
tenaga kerja yang profesional adalah :
1. Keberanian
memberikan ide dan mencoba sesuatu yang baru
Apakah kamu
sanggup untuk mencoba tugas yang mungkin baru pertama kali ini kamu temui..?,
Apa yang bisa kamu berikan jika kamu diterima diperusahaan ini..?. Adalah jenis
jenis pertanyaan yang diajukan saat rekrutmen dan tentu saja menuntut ketegasan
jawaban dari calon pelamar pekerjaan.
2. Kembangkan
wawasan yang anda miliki
Bisa saja anda
akan mendapatkan ujian wawasan tentang perusahaan, produk atau jasa , pasar dan
beragam perilaku organisasi yang semestinya bagi seorang profesional saat
menajalani proses wawancara. Oleh karena
itu banyaklah membaca dan bertanya untuk
menambah wawasan yang dibutuhkan.
3. Miliki
ragam keterampilan
Tidak dapat
dipungkiri seorang pegawai tidak hanya dituntut memiliki indkes prestasi
akademik saja , namun juga beragam pengetahuan dan keterampilan, seperti
kemampuan operasional komputer, pembukuan , Bahasa Inggris dsb
4. Jadilah
manusia pembelajar
Suka tidak suka
anda sebagai pegawai harus siap untuk menjadi manusia yang mudah diajari (teachable) dikarenakan sikap ini akan
membuat anda dapat menyerap beragam pengetahuan dan keterampilan yang berda
diluar diri anda.
5. Kepedulian
pada lingkungan
Seorang pegawai
yang baik dituntut untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan kerjanya, oleh
karena itu persiapkanlah diri anda untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan
kerja yang bisa saja tidak anda sukai. Miliki karakter yang kuat dan empati untuk
menerima kemauan klien dan rekan serta atasan agar dapat terjalin kerja sama
solutif dan harmonis.
“Selanjutnya berhentilah membaca
artikel ini dan bersegeralah untuk memperbaiki diri..!”

No comments:
Post a Comment